Atlantians #2

Hi, it’s fish again.

I’m never been visit a cell but one thing for sure, this prison is the most comfortable prison in the world. We do not get any pennies or gift but they’ve got a library, a soccer field, a pool, INTERNATIONAL one and free decent food. They also have gyms and cafe. You could say that I love this place.

For your information, they didn’t hold us for a determined periods. They will release us when we’ve developed our positive attitude. I’ve accidentally blow a carbon dioxide reservoir, so could you guess what kind is my punishment. I HAVE TO DESIGN A NEW ONE. Such an honor. Well, it will be built somewhere else, not the one that I blew up and not designing only, I have to plan the precaution too so there won’t be another accident. Sounds fun isn’t it?

Let’s try to guess another. What murderer get for punishment? They got a baby or a foster child to look after. Sometimes their child is a criminal too but don’t worry, they never kill each other, more often they are a child of single parents criminal.

There’s a lot to share but not now, aye? I will share it as soon as I’ve finished the design. Man, it’s so hard to design a reservoir, they didn’t give me a typical design file. See ya.

PS: Has anyone tell the clerk that I’m sorry. I still dreamt about him sometimes.

Advertisements

Not that important

It’s just a vote. It’s just a plastic bottle. It’s just 5 minutes late. and the list goes on and on. Small things, isn’t it? No one is really paying attention to it, so why should I? And that’s where the problem lies. Many of us didn’t realise that small habits are taking up a huge portion of our life. Imagine you do an action once a day. In a year, you have done it 365 times and believe me or not, it will feels like a reflexes even though it’s not. It will be really hard to change if you’re just gonna postpone it. Days become weeks, weeks become months, months become years and suddenly it’s over. A single raindrop won’t do anything, but a bunch of raindrop could fill an empty lake or flood a city.

Start by a simple positive habit such as saying thank you to people that helped you although it’s their job to help you (re: cashier, retailer, office boy, etc). Reuse a plastic or a paper bag when in groceries. Be on time. Not littering. Use a positive word but not a lie. Start it slowly and  eventually you’ll end up running. You may not believe us and it’s fine but one thing for sure that you are master of yourself and do not blindly believed what others told you.

If our life were a movie, it would be easier to have an enemy who try to eradicate humanity, but we do not have one. We are a part of the problem and solution at the same time. It’s not always about global warming, it’s about humanity. For how long that humanity could be survive until we end our own species.

Just like Lao Tzu said “A journey of a thousand miles begins with a single step.” It may be a small changes and a small step, but who knows how it will affect our surrounding.

Atlantians #1

Hi, I’m ¿~<§. Yeah, I’m sure you couldn’t spell it out. They usually call me fish. No, I’m not an alien or… yeah you could call me an alien because I’m not human as homo sapiens as could be. I don’t come from the outer space actually but from the bottom of the sea. You read it right, I came from the bottom of the sea.

Do I know Spongebob? Well, you could say he’s my ancestor.

Where have I been all this time? Listen buddy, we’re not that different at all, except our kind average height is shorter 1 to 3 feet from the inlander, so you couldn’t know that we are aliens from the first glance.

Until a half year ago, I was only a nerd who luckily got himself into the Atlantis Institutes of Technology. I want to say that I’m not a doom bringer but unfortunately I blew up a carbon dioxide gas reservoir. I’m sorry mother. It was unintentional but still, someone needs to be blamed and I’m afraid that’s going to be me.

Been out of sea for a couple of months and everything is fine. Not that fine, when you visit the land for the first time but I’ve prepared it thanks to the internet. Okay, let’s get back to the topic. Lately, the hurricane and flood is raging across the earth which is mean the atlatian is looking for people like me, people who cross the surface illegally. If you read this letter, that means I’ve been deported and please tell the clerk that I’m sorry.

 

PS: will update as soon as I got a wi-fi in the cell.

Ada 2 Hal yang Tidak Dapat Ditunda

Ia tertidur saat duduk di barisan depan ketika Ibu Siti sedang menjelaskan proses pemurnian logam. Ia bahkan tidak malu-malu untuk menempelkan kepalanya pada meja tulis. Entah apa alasannya, namun merupakan sebuah ironi melihat seorang mahasiswa yang duduk di barisan depan yang biasanya merupakan mahasiswa rajin malah tertidur dengan nyenyak.

Kalau diminta untuk mendeskripsikannya, maka aku akan mengatakan dia seorang anak yang pemberani. Tidak kukenal orang lain selain dirinya yang berani tertidur di depan dosen, terutama Ibu Siti. Anak laki-laki pemberani itu bernama Julivius. Anak yang cukup unik menurutku. Jarang datang telat namun sering menggunakan sandal merupakan salah satu sisi anehnya.

3 tahun yang lalu, dia sangat pendiam dan sulit bergaul. Ia bukanlah seorang pemalu, dia akan mengutarakan pendapatnya apabila pertanyaan itu ditujukan untuk dia. Ia sulit bergaul karena kosakata yang ia gunakan tidak dipertimbangkan terlebih dahulu sehingga kalimatnya kadang terdengar kasar atau tidak sopan. Untung sifatnya itu tidak dipertahankan olehnya, belakangan ini dia dapat memberhentikan ucapannya sendiri begitu menyadari kata yang akan diucapkan berikutnya tidak ditujukan untuk sahabat karibnya. Percaya tidak percaya, anak laki-laki yang sedari lahir merantau itu dapat berpidato di depan teman-teman dan masyarakat.

Ringan tangan semenjak aku mengenalnya. Namun, apabila dulu ia membantu sembari mencela temannya maka kini ia membantu dengan tata krama yang baik. Perubahannya dalam bertata krama dan berbicara membuatku penasaran dan akhirnya bertanya kepada dia apa alasannya dia berubah. “Oh… Berubah sih engga juga, tapi aku berpikir kalau sebenarnya engga enak juga dibantu tapi kurang dihormati sama yang bantuin. Lagipula, aku terinspirasi oleh kalimat: ada 2 hal yang tidak dapat ditunda di dunia ini, yaitu berbakti pada orang tua dan berbuat kebajikan. Ya mungkin kurang nyambung tapi belakangan aku jadi lebih sering ikut bakti sosial dan tata bahasaku membaik sepertinya karena jadi sadar kalau kita lebih beruntung.”

I’m Tzu Ching for The Last Time

31 Agustus 2017, aku menginjakkan kaki lagi di sebuah bangunan megah dengan atap bertingkat di bagian atasnya. Tiang-tiang luarnya yang diselimuti dengan batu-batu kecil terlihat tidak berubah sejak terakhir kali aku datang. Tiba di saat matahari sudah turun, bukan berarti kegiatan persiapannya ikut meredup pula. Kulihat hilir mudik panitia memastikan segala sesuatunya dapat berjalan dengan lancar. Teman-teman luar kota dan luar pulau pun mulai berdatangan mengisi ruangan demi ruangan untuk mempersiapkan diri mengikuti pelatihan (camp) keesokan harinya.

1 September 2017, kukenakan seragam biru muda sebagai tanda peserta untuk mengikuti pelatihan relawan mahasiswa Tzu Chi Indonesia (biasa disebut Tzu Ching). Sembari menunggu dimulainya camp pada tahun ini, dengan canggung aku berkenalan dengan teman-teman Jakarta yang baru datang dan tentunya teman-teman sekelompok. Tzu Ching Camp 2017 ini bertajuk I’m Tzu Ching yang akan diadakan selama 3 hari dan 2 malam.

Acara pada hari pertama diisi dengan bagaimana bersikap sebagai insan Tzu Ching. Di pagi hari, kami diingatkan kembali dengan 10 sila Tzu Chi dan pada saat itu ditekankan bahwa sila dipatuhi bukan untuk membatasi diri sendiri namun untuk melindungi kebebasan diri sendiri dan menghormati kebebasan orang lain. Setelah materi 10 sila Tzu Chi, kami dibagi ke dalam kelompok untuk mempresentasikan bagaimana seharusnya insan Tzu Chi bertata krama, mulai dari berpenampilan, duduk, berjalan, makan hingga tidur. Mungkin terlihat amat kaku namun sekali lagi, tata krama di Tzu Chi diajarkan untuk menghormati diri sendiri serta orang lain. Di sela-sela materi, kami juga diajarkan mengenai hymne ajaran jing si (勤行颂 atau song of diligence) dan inilah salah satu hal yang menarik di Tzu Chi, ada nilai-nilai luhur Tzu Chi yang diajarkan melalui lagu dan isyarat tangan sehingga lebih mudah dipahami dan diserap.

Hari kedua diisi dengan materi 4 misi utama yang terdiri dari misi amal, misi kesehatan, misi pendidikan, dan misi budaya kemanusiaan. Dengan berbagai metode, materi-materi tersebut disampaikan, games, sharing pengalaman pribadi dan melalui praktik langsung.

Hari penutup diisi dengan pengalaman personal dari beberapa insan Tzu Ching yang telah ‘naik kelas’ ke abu putih logo. Dengan naik kelas, bukan berarti para alumni tidak terlibat lagi namun mendapat tanggung jawab yang lebih besar di Tzu Chi. Banyak yang masih membantu Tzu Ching dan bahkan seluruh lini panitia Tzu Ching Camp 2017 kali ini diisi oleh alumni Tzu Ching.

3 September 2017, seragam biru yang kukenakan akhirnya kulepas dan kuganti dengan pakaian sehari-hariku. Saat itu aku bertekad untuk mengemban tanggung jawab lebih. Ya, tanggung jawab lebih. Sebagai mahasiswa kerap kali kami diperhatikan oleh ayah dan ibu Tzu Chi kami, dan dapat dikatakan perhatian yang kami dapat yang selama ini merupakan salah satu alasan kami betah di Tzu Chi. Sudah lebih dari 4 tahun aku bergabung dengan Tzu Chi dan banyak hal aku pelajari selama ini. Kini saatnya aku mulai belajar bagaimana menurunkan hal-hal yang sudah kupelajari dan kupahami selama ini.

NB: Kilas Balik Tzu Ching Camp Kepengurusan 2017

It failed again

 

It’s already noon and I just woke up. “Where am I?” I thought. There’s a small chair and an old desk in front of me. The chair lost one of its leg and the desk itself is perforated. Maybe there’s a lot of termites in it.

The window is huge and really ancient. I think it’s come from medieval era. An arc at the top with flat bottom frame. One thing that’s intrigues me that the curtains come in bright pink colour.

Ahh… I think my time machine just messed up with my mind again.

via Daily Prompt: Inhabit